Bupati Konawe turut Diwisuda pada Program Profesi Insiyur FTI UMI

Bupati Konawe turut Diwisuda pada Program Profesi Insiyur FTI UMI

Bupati Kabupaten Konawe Utara, M Ruksamin turut menjadi salah satu dari 23 wisudawan yang diwisuda dalam Program Profesi Insiyur Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Muslim Indonesia (UMI), yang digelar Minggu (7/5/2017) di Auditorium Al Jibra Kampus 2 UMI, jalan Urip Sumohardjo Makassar.

Setelah kurang lebih 20 tahun menamatkan kuliah sarjana di kampus hijau tersebut, M Ruksamin kembali menyambangi kampus FTI UMI dengan rasa takjub atas kondisi akademik di FTI dan secara resmi menyandang gelar akademik Insiyur (Ir) di namanya.

“Kurang lebih 20 tahun lalu saya tinggalkan kampus ini. Alhamdulillah saya kembali dengan perubahan yang luar biasa. Bukan saja perubahan di wilayah fisik bangunan tapi juga perubahan program,” ujar M Ruksamin, kepada awak media usai diwisuda, Minggu (7/5/2017) di Auditorium Al Jibra makassar.

Menurutnya, kondisi itulah yang mendorong dirinya untuk menjadi wisudawan pertama PPI FTI UMI. Sebab kata Ruksamin, hal itu juga menjadi salah satu bukti dukungan dirinya terhadap proses akademik di Kampus UMI.

“Seperti yang tadi kita dengar, dari 40 yang dipercayakan menggelar program profesi insinyur, Alhamdulillah kampus UMI yang pertama menggelar wisuda program profesi insiyur. Hal ini membuktikan bahwa kampus UMI tidak diragukan lagi kualitasnya. Hal itu yang membuat saya terapresiasi ikut sebagai wisudawan pertama. Ini bukti dukungan kami terhadap pak dekan dan seluruh sivitas akademika kampus UMI,” kata M Ruksamin.

Sementara Dekan FTI UMI, Ir. H. Zakir Sabara HW, ST., MT., IPM., ASEAN Eng, mengungkapkan bahwa setelah wisuda PPI yang pertama ini, ke depannya PPI akan membuka kembali program kuliah PPI dan bakal diwisuda pada bulan November 2017.

“Kita akan buka gelombang ke-2 dan Insha Allah wisudanya pada bulan november. Kami akan terus berjalan, dengan kesadaran penuh bahwa masih banyak kelemahan dan kekurangan. Yang pasti saya tegaskan bahwa apa yang kami lakukan berdasarkan undang undang, peraturan menteri, Undang – undang sisdiknas maupun petunjuk teknis yang telah dikeluarkan, baik itu petunjuk teknis RPL maupun petunjuk teknis reguler,” ujar Zakir Zabara.

Seperti diketahui Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia merupakan salah satu perguruan tinggi pertama yang Mendapatkan Surat Keputusan (SK) izin penyelenggaraan Program Studi Program Profesi Insinyur (PS PPI) dari Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) yakni pada 12 Februari 2017 lalu.

Dan untuk pertama kalinya dalam sejarah pendidikan perguruan tinggi di Indonesia, FTI UMI menggelar Penyumpahan dan Wisuda Program Profesi Insinyur (Jalur Program RPL) pagi tadi. (KabarNews)