Kemenristekdikti Percayakan FTI UMI Buka Program Profesi Insinyur

Kemenristekdikti Percayakan FTI UMI Buka Program Profesi Insinyur

Universitas Muslim Indonesia (UMI) diberikan kepercayaan dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) untuk membuka Program Profesi Insinyur (PPI).

Setelah diberikan kepercayaan tersebut Fakultas Teknologi Industri (FTI) mengadakan Workshop yang bertajuk “Pengelolaan Menagement Study Program Profesi Insinyur”.

Hal itu dilakukan untuk menyiapkan sarana prasarana untuk menyiapkan fasilitas apa saja yang dibutuhkan dalam menyelenggarakan PPI.

Workshop tersebut dibuka oleh Rektor UMI, Prof Masrurah Mokhtar. Dalam kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MuO) antara UMI dengan PT Eastern Pearl Flour Mills dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sulawesi Selatan.

Dekan FTI UMI, Zakir Sabhara mengatakan, sangat bersyukur di mana UMI bisa menjadi kampus swasta yang ada di Indonesia Kawasan Timur yang diberikan kepercayaan dalam membuka program insinyur.

“Alhamdulillah, kampus UMI merupakan fakultas dan kampus swasta pertama di luar Pulau Jawa yang menerima mandat untuk melaksanakan program Insinyur,” kata Zakir, Rabu 8 Februari 2017.

Zakir menambahkan, dalam menjawab kepercayaan tersebut FTI UMI akan membina program itu dan telah melakukan banyak pembenahan mulai dari fasilitas yang mendukung serta sumber daya manusia (SDM) atau tenaga pengajar.

“Adapun yang menjadi fokus pembenahannya yakni dengan menyiapkan kelengkapan dan sarana pendukung, di antaranya ruang pelayanan administrasi dan ruang perkuliahan,” jelasnya.

Ruangan kelas dengan kapasitas 50 orang dan 150 orang, mulai difungsikan sejak 2016 lalu. Program studi profesi insinyur ini juga telah disosialisasikan sejak 2016 silam.

Khusus untuk kampus UMI Makassar, Zakir mengaku jika UMI adalah satu-satunya PTS di Indonesia Timur dari 16 PTS perintis Program Studi PPI dari seluruh Indonesia. (MakassarTerkini)