Besok, UMI Terima SK Ijin Penyelenggaraan Program Profesi Insinyur

Default

Universitas Muslim Indonesia (UMI) secara resmi mendapat Surat Keputusan (SK) ijin penyelenggaraan Program Studi Program Profesi Insinyur (PS PPI) dari Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kenristek Dikti).

SK penyelenggaraan PS PPI tersebut secara resmi diterima Rektor UMI, Prof Dr Hj Masrurah Mokhtar MA, Kamis (12/1/2017) besok di Ruang Sidang Utama Lantai 3 Gedung D Dikti Jl. Jend Sudirman Pintu 1 Senayan Jakarta.

Dekan Fakultas Teknologi Industri (FTI) UMI, Ir Zakir Sabara HW MT IPM ASEAN Eng menyampaikan rasa syukur atas amanah dan kepercayaan dari Kemenriatek Dikti untuk menjalankan program tersebut.

“Bulan Januari ini kami akan lokakarya menuntaskan persiapan dan segala yang berhubungan dengan pelaksanaan program profesi insinyur ini,” kata Zakir saat dikonfirmasi tribun timur.com, Rabu (11/1/2017).

Zakir menambahkan jika segala perangkat pelaksanaan siap, maka Insya Allah bulan Maret atau April 2017 sudah mulai dilaksanakan dengan program dan metode Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL),

Syarat, ketentuan dan biaya RPL tersebut akan diumumkan melalui website FTI UMI dan semua proses administrasi dan pendaftaran akan dilakukan secara online.

Sedankan untuk program reguler Program Profesi Insinyur masih dalam penyempurnaan dan pematangan sehingga program reguler bisa dimulai pada semester awal tahun ajaran 2017/2018.

Zakir mengungkapkan Sumber Daya Manusia (SDM) FTI UMI untuk program tersebut sudah lebih dari cukup, dimana syarat minimal adalah memiliki 6 dosen bergelar Insinyur Profesional Madya (IPM), sementara FTI UMI memiliki 20 dosen bergelar IPM dan 1 dosen bergelar Insinyur Profesional Utama (IPU) serta 2 Dosen bergelar ASEAN Engineering.

“Kalau fasilitas, sejak keluarnya UU Nomor 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran, sudah kami antisipasi dan Alhamdulillah sejak 2015 fasilitas kami sudah siap,” kata Zakir.(TribunTimur)